
VERDMIER meracik Eternal Legacy untuk menjadi parfum signature yang berbeda dengan parfum lain. Sejak semprotan pertama, parfum ini langsung membuka perjalanan aromanya dengan kesan sweet–creamy gourmand yang hangat dan sensual. Pada tahap awal, vanilla dan coconut menyatu menghadirkan manis lembut yang cozy dan comforting, lalu secara perlahan sentuhan citrus yang segar dan cerah mempertegas aroma, yang menciptakan kontras dan membuat bukaan terasa hangat namun tetap lively. Pada saat yang sama, kehadiran lily of the valley menyusup ringan sebagai aksen floral yang elegan dan airy, sehingga nuansa awal terasa lembut, inviting, dan tidak berlebihan.
Seiring aroma mulai berkembang, parfum bertransisi halus menuju fase tengah yang floral–gourmand, kompleks, dan mewah. Pada fase ini, floral notes seperti orchid, jasmine, dan white musk muncul secara bertahap, membawa kesan feminin dan sensual yang refined. Kemudian, caramel dan vanilla menambahkan lapisan creamy yang hangat dan indulgent. Melalui perpaduan ini, lapisan tengah terasa halus namun kaya, membangun aura premium yang elegan dan sophisticated.
Selanjutnya, sejalan dengan waktu, parfum perlahan mengering ke fase dry down yang woody–musky gourmand, tahan lama, dan berkarakter. Pada tahap akhir, agarwood (oud), woody notes, dan vetiver membentuk fondasi yang hangat, resinous, dan sedikit earthy. Sebagai pelengkap, powdery notes memberikan sentuhan kelembutan sekaligus memperdalam struktur aroma. Pada akhirnya, keseluruhan komposisi meninggalkan kesan yang elegan, sensual, cozy, dan sangat memikat—sebuah jejak aroma yang bertahan lama pada kulit, oleh karena itu Eternal Legacy menjadi parfum signature dengan aroma istimewa klasik yang ada di Indonesia.
Karakter keseluruhan: gourmand–floral woody
Kesan: sweet, sensual, elegant, premium
Gender positioning: feminine-leaning unisex
Cocok untuk: evening wear, signature scent, momen spesial, atau tampilan glamor yang berkelas







Ulasan
Belum ada ulasan.